Gangguan Mental Oposisi

Pemahaman Gangguan Mental Oposisi

Gangguan mental oposisi (ODD) adalah salah satu dari berbagai jenis gangguan atau macam-macam anak berkebutuhan khusus. Gangguan menentang oposisi (ODD) adalah gangguan perilaku yang ditandai dengan pola suasana hati yang mudah marah dan tersinggung, perilaku argumentatif dan suka menentang atau dendam yang berlangsung dalam waktu yang lama. Anak penderita ODD atau anak luar biasa biasanya muncul pada anak-anak hingga akhir prasekolah atau awal sekolah dasar, meski pada beberapa kasus dapat terjadi pada remaja. Yang membuat seorang anak diklasifikasikan sebagai anak berkebutuhan khusus.

Diagnosis Gangguan Mental Oposisi

Alat-alat seperti Skala Peringkat Diagnostik Vanderbilt untuk kualitas Perawatan Kesehatan Anak yang dirancang khusus sebagai evaluasi perawatan primer bagi anak anak yang diduga memiliki masalah gangguan mental. Penggunaan alat yang serupa, seperti SNAP-IV dan Parent Rating Scale untuk anak anak yang diduga memiliki gangguan mental dapat meningkatkan deteksi gangguan ODD atau masalah gangguan mental lainnya. Dokter harus sangat berhati-hati dalam mencari tahu kemungkinan perilaku menentang disebabkan oleh pelecehan atau penelantaran karena penanganannya berbeda dan memiliki perawatan atau kebutuhan khusus.

Gejala Gangguan Mental Oposisi

Gangguan menentang oposisi adalah salah satu dari banyak jenis abk. Jika seorang anak memiliki beberapa gejala seperti:

  1. Sering kehilangan kesabaran
  2. Sering bertengkar dengan orang dewasa
  3. Seringkali secara aktif menentang atau menolak untuk mematuhi untuk mematuhi perintah, permintaan atau aturan orang dewasa
  4. Seringkali sengaja mengganggu orang
  5. Seringkali menyalahkan orang lain atas kesalahan atau kelakuannya
  6. Sering sensitif atau mudah kesal dengan orang lain
  7. Sering marah dan kesal
  8. Suka mendendam

Dapat dikatakan bahwa seorang anak itu memiliki gejala orang berkebutuhan khusus. Karena kemungkinan anak itu memiliki gangguan mental oposisi atau oppositional defiant disorder yang biasa dikenal dengan ODD. Gangguan ini menyebabkan gangguan serius dalam fungsi sosial, akademik atau pekerjaan. Gejala di atas tidak berlaku bagi anak berusia diatas 18 tahun karena sudah membentuk suatu kepribadian dan bukan lagi gangguan yang disebut gangguan kepribadian antisosial. Penderita gangguan mental oposisi sulit dibedakan maka dari itu perlu perhatian dan kebutuhan khusus. Dikarenakan gangguan mental oposisi biasanya terlihat pada anak-anak prasekolah guru harus sangat  memperhatikan mana siswa berkebutuhan khusus.

anak berkebutuhan khusus adalah

Etiologi Gangguan Mental Oposisi

Biasanya akan jelas untuk penyebab anak berkebutuhan khusus tetapi tidak ada penyebab jelas dari contoh abk gangguan mental oposisi atau biasa dikenal dengan ODD. Tetapi menurut ilmu biopsikososial, dimana seorang anak biasanya memiliki kerentanan biologis yang memungkinkan berkembangnya gangguan ini. Faktor penyebab anak berkebutuhan khusus gangguan mental disorder adalah faktor lingkungan seperti ketidakstabilan keluarga adalah penyebab tertinggi dari ODD. Penderita ODD memiliki kemungkinan lebih dari 90% untuk didiagnosa memiliki penyakit mental lain yang menyebabkan harus diurus secara khusus atau kusus.

Tatalaksana Gangguan Mental Oposisi

Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan orang tua adalah cara yang paling efektif dalam untuk penanganan anak berkebutuhan khusus. Pelatihan orang tua mengajarkan agar para orang tua menjadi lebih positif dan tidak agresif dalam mendidik seorang anak dengan kebutuhan khusus. Pelatihan orang tua berbasis media terbukti sangat efektif, apalagi jika sang anak terlibat. Bagaimana cara memahami penderita gangguan mental oposisi? Terapi multisistemik adalah salah satu intervensi yang berbasis komunitas yang mendorong orang tua dan anak menyelesaikan masalah dengan menggunakan pendekatan kognitif.

Selain itu ada cara lain jika cara diatas masih tidak terbukti efektif yaitu dengan cara farmakologis. Obat-obatan seperti methylphenidate (ritalin), atomoxetine (strattera), amphetamin/dextroamphetamin (adderall) cukup efektif dalam mengurangi gejala ADHD terutama bagi penderita ODD anak anak berkebutuhan khusus.

Komplikasi Gangguan Mental Oposisi

Penderita gangguan mental oposisi seringkali merupakan komorbiditas dengan gangguan attention-deficit/hyperactivity, gangguan perilaku, dan gangguan mood termasuk gangguan kecemasan dan depresi. Penderita biasanya beresiko tinggi mengembangkan masalah sosial dan emosional saat dewasa, termasuk bunuh diri dan penyalahgunaan narkoba. Intervensi dini berupaya untuk mencegah perkembangan gangguan perilaku, penyalahgunaan zat, dan kenakalan yang dapat menyebabkan gangguan sosial, pekerjaan, dan akademik seumur hidup karena itulah harus benar-benar mengetahui dan memahami tentang perlindungan anak.

Referensi :

  1. American Family Physician: Gangguan Mental Oposisi: https://www.aafp.org/afp/2008/1001/p861.html 
  2. American Family Physician: Pertanyaan Umum Tentang Gangguan Mental Oposisi: https://www.aafp.org/afp/2016/0401/p586.html 
  3. NCBI: Perilaku Antisosial dan Gangguan Perilaku Pada Anak-Anak dan Remaja: Cara Mengetahui dan Perawatan: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK553769/ 

Mahendra Pratama

Mahendra Pratama, seorang ahli gizi berusia 52 tahun dan bekerja di Handal Dok sebagai penulis/editor. Ia lulus dari Universitas Wijaya Kusuma sekitar 25 tahun yang lalu. Dia adalah mahasiswa yang berprestasi. Mahendra sering menulis artikel tentang nutrisi atau cara menjaga kesehatan. Dia memiliki hobi - yoga.

Mungkin Anda juga menyukai