Epidemiologi Kesehatan

Definisi epidemiologi

Apa itu epidemiologi? Metode yang digunakan untuk menemukan penyebab dan hasil kesehatan atau penyakit pada suatu populasi, dimana pasien adalah komunitas dan individu dipandang secara kolektif. Itulah arti dari istilah epidemiologi.

Secara bahasa, epidemiologi adalah ilmu yang dipelajari secara ilmiah, sistematis dan berdasarkan data dari frekuensi atau distribusi pola penyakit dan determinan (penyebab, faktor risiko) keadaan, kejadian dan pengendalian segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan dalam populasi tertentu.

Konsep epidemiologi

Manfaat epidemiologi penting untuk penilaian risiko kesehatan karena riset tersebut secara langsung mempelajari orang, namun harus ditafsirkan dengan hati-hati dan didasarkan pada 2 asumsi mendasar. Pertama, terjadinya penyakit tidak acak, yaitu berbagai faktor mempengaruhi kemungkinan berkembangnya penyakit. Kedua, studi populasi memungkinkan identifikasi penyebab dan faktor pencegahan yang terkait dengan penyakit.

Menafsirkan hasil studi, hasil analisis diberikan dalam istilah seperti risiko relatif untuk studi kohort atau rasio ganjil untuk studi kasus kontrol. Ini adalah istilah statistik yang memberikan informasi kepada peneliti tentang kekuatan hubungan apa pun yang terdeteksi antara penyakit dan paparan faktor risiko yang diusulkan.

Dasar epidemiologi

Ada sejumlah jenis surveilans epidemiologi yang berbeda, masing-masing dengan kekuatan dan kelemahan yang berbeda. Studi dimulai dengan pertanyaan penelitian atau hipotesis yang akan dijawab. Misalnya, apakah orang yang minum alkohol memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung?  Populasi penelitian yang sesuai kemudian dipilih dan pajanan terhadap dugaan faktor risiko penyakit dinilai. 

Berikut faktor-faktor yang harus dipenuhi sebelum paparan agen dapat disimpulkan bahwa ia merupakan pemicu dari suatu penyakit :

  • Kekuatan asosiasi: hubungannya harus jelas
  • Konsistensi: berulang dalam populasi penelitian lain
  • Masuk akal: secara biologis, logikanya juga harus masuk
  • Temporalitis: keterpaparan harus datang sebelum penyakit
  • Gradien biologis: hubungan dosis dengan respon, lebih banyak eksposur sama dengan lebih banyak penyakit.

Ruang lingkup epidemiologi

Masalah atau peristiwa kesehatan masyarakat apa yang biasanya diselidiki? :

  • Terorisme: Bom Bali dan di bundaran HI
  • Bencana alam: gempa bumi, badai dan banjir
  • Penyakit menular: penyakit bawaan makanan, influenza dan pneumonia
  • Cedera: melonjaknya kriminalitas di komunitas maupun dalam tingkat nasional 
  • Eksposur lingkungan: timbal dan logam berat, polutan udara dan pemicu asma lainnya
  • Penyakit tidak menular: peningkatan cacat lahir, terlokalisasi atau meluasnya jenis kanker tertentu.

Epidemiologi adalah

Apa saja istilah dalam epidemiologi?:

Epidemi. Apa itu epidemi? Arti epidemi yaitu suatu peristiwa ketika penyakit menular menyebar dengan cepat ke banyak orang.

Berbagai macam epidemi yang dimaksud, antara lain :

  • Endemi. Pengertian endemi ialah sesuatu yang dimiliki oleh orang atau negara tertentu, peningkatan jumlah kasus endemik yang lebih besar dari yang diantisipasi dan juga bisa menjadi satu kasus di area baru. Jika tidak segera dikendalikan, wabah bisa menjadi epidemi.
  • Wabah penyakit. Arti wabah ialah peningkatan mendadak dalam jumlah kasus suatu penyakit yang dapat terjadi di komunitas atau pada suatu wilayah geografis atau dapat mempengaruhi beberapa negara. Ini bisa berlangsung selama beberapa hari, minggu atau bahkan selama beberapa tahun.
  • Pandemi. Pandemi adalah wabah penyakit global yang mempengaruhi wilayah geografis yang lebih luas, seringkali di seluruh dunia. Menginfeksi lebih banyak orang dan menyebabkan jumlah kematian yang jauh lebih tinggi daripada epidemi. Sering menimbulkan gangguan sosial, kerugian ekonomi dan kesulitan umum. Disebabkan oleh virus baru atau galur virus yang sudah lama tidak beredar di antara manusia, sehingga manusia biasanya memiliki sedikit atau tidak ada kekebalan terhadapnya. Menyebar dengan cepat dari orang ke orang di seluruh dunia.

Keterbatasan studi

Kekurangannya terletak pada hasilnya yang dapat tidak tepat atau bias, sebab tidak teridentifikasi dalam data, pengaruh faktor relevan lainnya atau variasi kebetulan. Dalam kasus kontrol, bias dalam penilaian eksposur dapat muncul dalam kemampuan subjek untuk mengingat dan melaporkan eksposur masa lalu (bias mengingat). Perancu juga merupakan masalah penting lainnya, di mana eksposur merupakan faktor risiko penyakit dan terkait dengan eksposur yang menarik. Semakin banyak kriteria yang dapat dipenuhi, semakin besar keyakinan bahwa agen penyebab penyakit yang diteliti.

Referensi

  1. CDC : What is Epidemiology? : https://www.cdc.gov/careerpaths/k12teacherroadmap/epidemiology.html
  2. EMF Explain : Types of Studies: EPIDEMIOLOGY – L2 – EMF : http://www.emfexplained.info/?Page=24501
  3. APIC : Outbreaks, epidemics and pandemics what you need to know : https://apic.org/monthly_alerts/outbreaks-epidemics-and-pandemics-what-you-need-to-know/

Mahendra Pratama

Mahendra Pratama, seorang ahli gizi berusia 52 tahun dan bekerja di Handal Dok sebagai penulis/editor. Ia lulus dari Universitas Wijaya Kusuma sekitar 25 tahun yang lalu. Dia adalah mahasiswa yang berprestasi. Mahendra sering menulis artikel tentang nutrisi atau cara menjaga kesehatan. Dia memiliki hobi - yoga.

Mungkin Anda juga menyukai