LSD

Apa itu LSD

Banyak artikel yang membahas mengenai apa itu LSD. LSD adalah obat dimana terkategori manjur. Lysergic Acid Diethylamide (LSD) adalah obat dari bahan kimia sintetis, terbuat dari bahan dimana terdapat pada ergot, yakni jamur dimana menginfeksi gandum hitam. Lysergic Acid Diethylamide (LSD) adalah obat dimana sanggup dikenal sebagai psikedelik. Lysergic Acid Diethylamide (LSD) adalah terkategori obat kesukaan kaum hippies. Pengertian apa itu LSD dimana ditemukan dalam sejumlah penelitian hampir serupa. LSD adalah obat dimana dikenal sebagai narkotika serta penggunaan, perdagangan mengenai obat LSD sangat dilarang. 

Lysergic Acid Diethylamide (LSD) mempunyai sejumlah nama berbeda, yakni blotter, cardboard, trip maupun acid. Beda dengan narkoba pada lazimnya, LSD tidak menimbulkan ketagihan. Akan tetapi bahaya LSD sanggup menguasai siapapun individu serta berapa jumlah dosis yang dikonsumsi. Efek LSD sanggup berbeda-beda, tergantung dengan seberapa sering mereka mengkonsumsinya, seberapa banyak takarannya, maupun obat dikonsumsi bersamaan dengan minuman alkohol lainnya. Banyak individu mengkonsumsi obat LSD dengan tujuan berhalusinasi, maupun sanggup dianggap sebagai perjalanan mistis, dimana mempunyai keunikan khusus dalam mengubah penglihatan dengan menonjolkan kejelasan warna serta memperkuat nuansanya. 

Lalu bagaimana cara menggunakan obat LSD, sesuai dengan penjelasan bahwa LSD mempunyai banyak macam nama, salah satunya blotter, dimana paling lazim dikonsumsi. Obat LSD dengan nama blotter tersebut diletakkan di lidah dalam menyakinkan obat meluas. LSD juga mampu dalam bentuk mikro tip, dimana obat tersebut ditelan. Dimana obat LSD tersebut dipasarkan dalam wujud cairan maupun gelatin. Obat LSD jarang dikonsumsi lewat dihirup maupun disuntik. 

Efek LSD

Tidak ada tingkat pemakaian narkoba yang aman. Pemakaian obat apapun pasti mempunyai efek masing-masing. Hati-hatilah ketika mengkonsumsi obat-obatan jenis apapun. Efek LSD sanggup berpengaruh pada siapa saja yang memakai obat LSD. 

Efek LSD menguasai setiap orang secara berbeda-beda, sesuai : 

  • Ukuran, berat badan serta kesehatan tubuh
  • Apakah orang tersebut sudah sering mengkonsumsinya
  • Apakah obat LSD dikonsumsi secara bersamaan dengan obat lain
  • Kekuatan obat, dari tahap 1 ke tahap berikutnya

Efek LSD lazimnya berlangsung dalam 30-45 menit serta sanggup berlangsung selama 4 hingga 12 jam. 

Berikut sejumlah efek LSD dimana sanggup muncul, antara lain:

  • Pelebaran pupil
  • Halusinasi
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Ritme jantung tidak teratur
  • Suhu tubuh naik
  • Pernapasan cepat
  • Muntah
  • Wajah memerah, serta sanggup berkeringat, kedinginan. 

LSD

Mengkonsumsi obat LSD sangat dilarang serta sangat tidak disarankan, apalagi pada ibu hamil. Sekalipun resikonya tidak terdeteksi jelas, namun sangat berbahaya bagi ibu serta anak. Kecanduan obat LSD sangat langka terjadi, dimana obat tersebut dikonsumsi dengan metode hebat dalam tujuan memperoleh pengalaman unik. Berdasarkan pengertian apa itu LSD, LSD adalah obat dimana sangat jarang dikonsumsi karena merupakan salah satu obat paling berbahaya. Bagaimana bila mengkonsumsi obat LSD secara berlebih. Mengkonsumsi obat LSD secara berlebih menimbulkan sejumlah efek negatif tinggi bagi tubuh. 

Gejala dimana sanggup timbul bila mengkonsumsi obat LSD secara berlebih, meliputi :

Terkadang individu sanggup mengalami perjalanan buruk dimana melibatkan halusinasi yang mengganggu. Hal tersebut sanggup menimbulkan perilaku panik, yakni berlari menyeberang jalan maupun mencoba menyakiti diri sendiri.

Efek LSD jangka panjang

Sejumlah individu dimana secara rutin mengkonsumsi obat LSD barangkali akan menghadapi sorot balik. Sorot balik adalah saat pengalaman LSD terulang kembali, lazimnya adalah distorsi visual dimana melibatkan perubahan persepsi maupun emosional. Sorot balik sanggup berlangsung berminggu-minggu, berbulan-bulan maupun bertahun-tahun setelah obat LSD terakhir dikonsumsi. Serta sanggup mengganggu khususnya bila pengalaman maupun halusinasi menyeramkan timbul. 

Referensi

  1. ADF : facts about LSD : https://adf.org.au/drug-facts/lsd/
  2. Drugs.com : LSD : https://www.drugs.com/illicit/lsd.html
  3. Drug Policy : what is LSD : https://drugpolicy.org/drug-facts/what-is-LSD 

Mahendra Pratama

Mahendra Pratama, seorang ahli gizi berusia 52 tahun dan bekerja di Handal Dok sebagai penulis/editor. Ia lulus dari Universitas Wijaya Kusuma sekitar 25 tahun yang lalu. Dia adalah mahasiswa yang berprestasi. Mahendra sering menulis artikel tentang nutrisi atau cara menjaga kesehatan. Dia memiliki hobi - yoga.

Mungkin Anda juga menyukai