Perforasi Membran Timpani

Perforasi membran timpani biasanya disebabkan oleh beberapa hal misalnya trauma atau penularan. Pada mayoritas kasus, gendang telinga sanggup menyembuhkan diri. Bila membran tak terbentuk kembali, maka akan dijalankan transplantasi timpani. Perforasi membran timpani adalah robeknya lapisan ramping yang menjadi penyekat antara terusan kuping dan kuping tengah. Membran timpani sangat penting bagi pendengaran karena fungsinya sebagai penerima getaran suara. Perforasi  paling sering dialami oleh anak-anak. Membran adalah kulit yang sangat tipis dan menjadi pemisah. Perforasi adalah luka atau liang yang terdapat pada dinding organ tubuh. 

Penyebab Perforasi Membran Timpani

Perforasi pada  membran tympani, selaput yang amat ramping yang mengumpulkan bunyi,  sering kali diperoleh dari trauma yang ditimbulkan oleh jarum, korek api atau kapas. Penyebab umum lain dari perforasi gendang telinga: penularan kuping.  Efusi nanah yang terdapat di belakang gendang telinga, yang menekannya, gendang telinga terakhirnya menembus, nanah kemudian mengedar melalui lubang ini. Amat jarang, gendang telinga sanggup berlubang selama ledakan, karena gelombang kejut. Penyebab lain dari perforasi gendang telinga adalah scuba diving. Tersedia berlebih penyebab mengapa gendang kuping sanggup mempunyai perforasi. 

Penyebab kondisi yang relatif normal meliputi :

  • Penyebab amat kerap terhadap gendang telinga yang robek yaitu penularan. Penyebab dari penularan ini antara lain kuman, wabah dan cendawan yang menginfeksi kuping sisi dalam dan / atau saluran Eustachius, yang mendorong gendang telinga dan meregangkannya. Gendang telinga kemungkinan mengalami perforasi, tergantung pada jumlah tekanan yang  diterima. 
  • Trauma, misalnya jatuh dan sisi kepala membentur ke tanah, saat sedang ski air, atau ada benda asing yang tajam menembus telinga. 
  • Perubahan penekanan atmosfer yang mendadak
  • Gelombang ledakan lainnya, contohnya senapan, kembang api, atau jenis bahan peledak apa pun
  • Tabrakan mobil
  • Menancapkan barang runcing ke dalam liang kuping (atau bahkan benda tumpul seperti penyeka berujung kapas) guna menghilangkan kotoran telinga
  • Luka olahraga (trauma kepala apa pun)
  • Teknik irigasi terusan kuping yang buruk guna menghilangkan kotoran kuping (serumen)
  • Penempatan tabung di telinga/timpani (miringotomi) secara bedah

Tanda dan Gejala Perforasi Gendang Telinga 

Apa saja gejala membran timpani perforasi? bila perforasi gendang telinga tiba-tiba, akut, sangat kesakitan. Perforasi yang tidak tiba-tiba dapat diamati pada kasus otitis kronis tertentu di mana gendang kuping menginvaginasi ke kedalaman dengan sangat lambat (berbulan-bulan), sampai ujungnya mendapati perforasi.  Tanda lainnya: keluarnya air dari kuping ketika mandi atau berenang. Konsekuensi: bahaya penularan kuping. Pertanda perforasi permanen relatif tak mencolok. Tak amat penting jika lubangnya kecil.  Sebaliknya, jika timpani rusak lebih dari dua pertiga, maka kekacauan mendengar bisa mencapai 20 atau 30 desibel. Kesakitan kuping ialah ciri-ciri amat lazim dari gendang kuping yang mempunyai liang. 

Perasaan kesakitannya sanggup meliputi:

  • Ketidakenakan
  • Perih yang tajam dan mendadak
  • Nyeri yang mendadak membaik
  • Sensasi bahwa kuping mengalami hal yang tak nyaman

Pertanda kelaziman lainnya dari gendang kuping berliang meliputi :

  • Perasaan berputar atau migrain 
  • Sakit kepala
  • Pengalihan indra pendengar
  • Kerapkali disertai dengan dengung (tinnitus), dengung, bunyi klik, atau bunyi lain
  • Pendengaran yang mendadak hilang
  • Adanya darah atau cairan yang terlepas dari dalam kuping 

Tympanic Membrane Perforation

Diagnosa Perforasi Membran Timpani 

Para ahli lazimnya menegakkan diagnosis gendang kuping yang mendapati perforasi (berlubang) hanya dengan memandang ke kedalaman kuping dan memakai otoskop atau alat khusus. Namun, melihat gendang kuping lumayan sulit apalagi kalau banyak kotoran, penularan, dan peradangan pada kuping. 

Pengobatan Perforasi Gendang Telinga 

Bila telah mempunyai trauma,  membran biasanya memperbaiki dirinya sendiri. Dalam kurun 2 sampai 3 bulan, gendang telinga tumbuh kembali hampir sama. Perforasi kadangkala amat parah dan gendang telinga tak sanggup tertutup sendiri: ini adalah kasus, misalnya, dengan penularan kuping yang berulang. 

Berbagai perforasi berbahaya: tidak mempengaruhi bagian tengah membran, serupa yang sering terbentuk tetapi mayoritas perforasi. Jaringan parut lazimnya tak terwujud pada jenis perforasi ini. Sangat penting guna melakukan operasi. 

Terdapat prosedur guna membetulkan gendang telinga disaat tak menyembuhkan sendiri. Guna melakukan timpanoplasti sebuah – cangkok gendang telinga – bahan milik individu digunakan: Potongan ramping rangka rawan diambil dari pinna kuping atau sepotong aponeurosis , selaput yang menutupi otot.  Jika ossicles juga rusak, tympano- rekonstruksi osikular dapat dilakukan.

Tidak ada perawatan yang diperlukan dalam banyak kasus

Gendang telinga yang robek (berlubang) bisa sembuh sendiri. Jangka waktunya 6-8 minggu. Ini adalah struktur seperti kulit dan, seperti kulit yang dipotong, biasanya akan sembuh. Untuk kasus tertentu, ahli berpotensi akan menyerahkan resep antibiotik jika ada penularan atau risiko penularan berkembang di telinga tengah sisi tengah disaat proses penyembuhan membran timpani. 

Sebaiknya, air jangan sampai masuk ke telinga ketika sedang masa pengobatan. Misalnya, dokter Anda mungkin menyarankan agar Anda meletakkan beberapa kapas atau bahan serupa ke telinga luar Anda saat mandi atau mencuci rambut. Sebaiknya jangan berenang sampai gangguan ini benar-benar sembuh. 

Perawatan medis

Terkadang, gendang telinga yang berlubang terinfeksi dan membutuhkan antibiotik. Beberapa obat tetes telinga terkadang dapat merusak suplai saraf ke telinga. Dokter Anda akan memilih jenis yang tidak memiliki risiko ini, atau mungkin memberi Anda obat melalui mulut.

Perawatan bedah terkadang dipertimbangkan

Operasi minor adalah pilihan untuk merawat timpani berlubang yang tidak bisa sembuh dengan sendirinya. Ada berbagai teknik yang dapat digunakan untuk memperbaiki gendang telinga, tergantung tingkat kerusakannya. Operasi ini bisa disebut myringoplasty atau tympanoplasty. Operasi ini biasanya berhasil memperbaiki perforasi dan meningkatkan pendengaran.

Namun, tidak semua penderita perforasi yang belum sembuh membutuhkan pengobatan. Banyak orang mengalami perforasi permanen kecil tanpa gejala atau gangguan pendengaran yang signifikan. Perawatan terutama dipertimbangkan jika ada gangguan pendengaran, karena ini dapat membaik jika perforasi diperbaiki. Selain itu, perenang mungkin lebih suka perforasi diperbaiki, karena memasukkan air ke telinga tengah dapat meningkatkan risiko infeksi telinga.

Jika Anda mengalami perforasi yang tidak sembuh dengan sendirinya, dokter spesialis telinga akan memberi saran apakah perawatan diperlukan.

Referensi

  1. Cleveland Clinic: Ruptured Eardrum (Acutely Perforated Tympanic Membrane): https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15581-ruptured-eardrum-acutely-perforated-tympanic-membrane
  2. MedicineNet: Ruptured (Perforated) Eardrum Symptoms, Treatment, and Healing Time: https://www.medicinenet.com/ruptured_perforated_eardrum/article.htm
  3. Patient: Perforated Eardrum: https://patient.info/ears-nose-throat-mouth/hearing-problems/perforated-eardrum 

Mahendra Pratama

Mahendra Pratama, seorang ahli gizi berusia 52 tahun dan bekerja di Handal Dok sebagai penulis/editor. Ia lulus dari Universitas Wijaya Kusuma sekitar 25 tahun yang lalu. Dia adalah mahasiswa yang berprestasi. Mahendra sering menulis artikel tentang nutrisi atau cara menjaga kesehatan. Dia memiliki hobi - yoga.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *