Hipoalbuminemia

Pernahkah anda mendengar dengan istilah hipoalbuminemia bagaimana dan dimana bisa kita jumpai . Hipoalbuminemia adalah menurunya kondisi nilai albumin normal yang berada dalam tubuh mengalami penurunan hingga dibawah batas normal. Dengan kondisi  demikian biasanya  kebanyakan diidap pada penderita usia sudah tua.  Disertai memiliki  riwayat cukup berat serta sudah panjang menjadi penyebabnya tidak lain adalah karena terjadinya peradangan ataupun pembengkakan. Tahukah anda bahwa kadar albumin dengan batas yang normal juga tergantung usia nilai albumin normal  normal yaitu dengan kadar albumin normal 3,5 g/dL sampai dengan  5,9 g/dL . Seseorang kadar dengan batas di bawah nilai albumin normal adalah sekitar apabila  seseorang memiliki nilai kadar albumin kurang dari 3,5 g/dL.

Tahukah anda jika salah satu pusat protein bisa ditemui  pada darah  berasal atas hati merupakan albumin. Dengan komposisi kadar albumin normal Sebesar 60% dari dalam dua pilah  albumin yang berada di tubuh seseorang. Adapun fungsinya di  badan seseorang berguna supaya menstabilkan juga mengontrol laju cairan badan  agar sesuai dengan fungsinya agar tidak mengalami kebocoran. Dapat diketahui kebenarannya bahwa albumin kebanyakan mempunyai fungsi selain  sebagai penyalur antara hormon juga obat-obatan ,kadar vitamin,lemak serta zat ke bagian  tubuh seseorang. Seseorang yang mengalami Hipoalbuminemia namun tidak segera melakukan pengobatan maka akan berakibatkan komplikasi .Hipoalbuminemia yang terjadi pada seseorang dapat  diperiksakan ke rumah sakit .segera lakukan pemeriksaan agar mendapatkan pemeriksaan yang akurat.

Apa saja fungsi albumin atas badan seseorang

Harus anda ketahui apa fungsi dari  albumin  digunakan sebagai zat  antioksidan yang berada di dalam darah dan bekerja untuk  mengikat adanya radikal bebas.zat antioksidan ini sangatlah penting  agar dapat mencegahnya agar bereaksi terhadap penyebab terjadinya kerusakan pada sel.

Berbagai kegunaan albumin, mencakup:

  • Alat penghubung. Dapat digunakan sebagai penghubung ke dalam darah menghubungkan nutrisi dan zat-zat yang diperlukan hingga mencakup semua bagian badan melewati darah.
  • Pengatur cairan. Albumin berfungsi  untuk mengatur cairan supaya tubuh supaya tetap seimbang menjaga cairan untuk menjaga keseimbangan badan.
  • Melakukan servis. Albumin berguna melakukan servis terhadap kerusakan yang terjadi atas jaringan badan.dengan adanya pembaharuan jaringan  maka dapat mengurangi adanya resiko penyakit yang dapat menyerang

Apabila terdapat gejala  kerusakan pada bagian sel sel jaringan tubuh seseorang akan menjadi bakteri yang dapat dengan mudah menyerang anggota tubuh lainya. Jadi akan sangat berguna  untuk memenuhi adanya  kebutuhan kadar albumin normal yang masuk  kedalam tubuh. Jika seseorang dengan mengalami keadaan  dengan kadar albumin rendah ini berakibat terlambatnya pemulihan serta penyembuhan pada lapisan jaringan tubuh terutama berapa jumlah sel akan mengalami kerusakan, tentu saja hal tersebut mempengaruhi imun seseorang.

Apa saja gejala kekurangan albumin pada seseorang yang dirasakan :

  • Mengalami nyeri linu bagian otot. Jika  albumin pada badan seseorang terjadi penurunan  maka akan berakibat tidak berfungsinya otot-otot yang didalam tubuh, sehingga dengan mudah menderita nyeri dan menderita pegal linu  pada otot yang berakibat terjadinya kram,
  • Terjadinya Pembengkakan. Kekurangan albumin sering dirasakan dan disertai  munculnya pembengkakan dalam tubuh akibat dari cairan tidak sampai darah karena mendapatkan tekanan.
  • Terjadinya penumpukan cairan. Penumpukan cairan pada bagian perut biasanya terjadi jika seseorang memiliki riwayat penyakit hati atau didiagnosa mengalami menurunya fungsi hati jika sudah terjadi penumpukan cairan lebih baik segera pergi dan berkonsultasi dengan  dokter.

Selain itu ada baiknya ingin mengkonsumsi obat lebih baik anda mengkonsultasikan dengan dokter terkait obat albumin yang aman untuk dikonsumsi menurut penelitian obat albumin bisa berasal dari ikan gabus atau banyak yang menyebutnya ikan kutuk yang sangat bagus untuk kesehatan.

Gejala Hipoalbuminemia

Menurut hasil penelitian bahwa  hipoalbuminemia juga kadang tidak menimbulkan gejala yang mencurigakan dan terlalu mencolok ini bisa dikategorikan orang dengan hipoalbuminemia tahap ringan, karena yang sering terjadi tidak adanya gejala yang nampak itu karena kebanyakn seseorang datang ke rumah sakit setelah sakitnya dirasa sudah memburuk atau bertambah parah sehingga adanya gejala ringan tidak dirasakan.Yang sering terjadi pada pasien dengan hipoalbuminemia  adalah tidak adanya gejala yang dirasakan namun tiba-tiba timbul adanya pembengkakan yang terlihat pada area mata dan tungkai.

Gejala yang sering terlihat pada penderita hipoalbuminemia adalah :

  • Rambut pasien akan mengalami kerontokan
  • Mudah lelah
  • Kesulitan bernafas dan tersengal-sengal
  • Terjadi gangguan pada fungsi otak
  • Terganggunya fungsi jantung
  • Terjadinya keterlambatan pada pertumbuhan dan perkembangan anak
  • Pasien akan mengalami gejala diare
  • Jika terjadi luka pada bagian tubuh pasien maka akan lama untuk proses penyembuhanya
  • Pasien terlihat mengalami perubahan warna kulit dan mata atau juga sering disebut dengan sakit kuning
  • Terjadi pembengkakan pada lidah pasien
  • Pasien akan sering mengalami rasa mual
  • Menurunya fungsi otot
  • Frekuensi denyut pada jantung melemah dan tidak stabil
  • Terjadi pembengkakan pada kelenjar air liur
  • Pasien akan mengalami penurunan berat badan secara cepat
  • Terjadinya pembengkakan pada area wajah sampai area mata
  • Merasakan rasa pusing yang berkesinambungan
  • Umumnya yang mencolok adalah kulit pasien akan menjadi kasar dan kering
  • Berkurangnya lemak pada lapisan kulit
  • Terdapat bercak memerah pada telapak tangan
  • Pergelangan tangan akan mengalami tremor atau gerakan tak terkontrol
  • Darah tinggi akan dapat dengan mudah terasa
  • Gelisah dan terlihat rewel

Hypoalbuminemia

Penyebab Hipoalbuminemia

Adapun penyebab kekurangan albumin pada seseorang bisa jadi diakibatkan karena terjadinya peradangan dari dalam tubuh.timbulnya peradangan yang timbul bisa jadi karena setelah seseorang melakukan operasi maupun seseorang yang baru saja mengalami luka bakar pada bagian tubuh. Atau akibat dari perawatan medis yang sedang dilakukan dan dijalani dengan selain dengan operasi, contohnya seseorang yang baru saja selesai dilakukan pemasangan  pernafasan sebagai alat untuk bantu pernafasan atau sering disebut dengan pemasangan ventilator. Diluar dugaan radang yang muncul didalam tubuh,bisa juga berakibat karena  kekurangan  asupan kalori dan asupan vitamin  sehingga ini semua menjadi penyebab kekurangan albumin

Menurunnya kondisi tersebut karena seseorang dengan mengalami :

  • Gagal jantung
  • Kelebihan hormon tiroid atau disebut dengan Hipertiroidisme.
  • Bocornya protein melalui urin akibat terjadi gangguan pada fungsi ginjal atau disebut dengan Sindrom nefrotik.
  • Hormon insulin yang berkurang menyebabkan kadar gula menjadi tinggi atau disebut Diabetes
  • Kerusakan yang terjadi sehingga menimbulkan jaringan parut dikenal sebagai Sirosis,
  • Imun tubuh  lemah dikenal Lupus

Penyebab kekurangan albumin antara lain ialah :

  • Peradangan yang muncul atas bagian tubuh jadi pemicunya
  • Kemungkinan pasien baru saja melakukan operasi
  • Kurang mengkonsumsi vitamin
  • Kekurangan asupan nutrisi dan asupan gizi di dalam tubuh
  • Kebutuhan antara kalori dan nutrisi yang tidak seimbang
  • Terbentuknya penularan pada luka yang cukup berat
  • Pasien korban kebakaran yang mengalami luka bakar serius
  • Memiliki sejarah diabetes melitus
  • Memiliki sejarah kesakitan bawaan atau hepatitis
  • Terjadinya kerumitan kecacatan yang diderita
  • Sejarah kesakitan ginjal

Diagnosa Hipoalbuminemia

Dokter tidak akan mungkin mendiagnosa pasien menderita hipoalbuminemia secara langsung tanpa melalui pemeriksaan, jika ada keluhan yang dirasakan oleh pasien maka akan segera dilakukan tindakan pemeriksaan terhadap jumlah albumin  pada tubuh seseorang terlebih dahulu di lab selain untuk mengetahui apakah yang menjadi pemicu sehingga muncul hipoalbuminemia pada pasiennya. Jika terdapat tanda-tanda maupun gejala yang mengarah ke hipoalbuminemia  karena adanya infeksi  maka akan dilanjutkan tahap  pemeriksaan yang berpotensi mengarah ke sel darah putih.

Jika ada faktor lain sehingga menjadi sebabnya misalnya karena mengalami  masalah pada ginjal maka akan segera dilakukan pemeriksaan terhadap fungsi ginjal dan juga melalui uji tes air kencing atau urine. Bisa jadi terjadinya gangguan pada hati yang menyebabkan maka dokter akan melakukan USG dan pemeriksaan terhadap fungsi hati lebih mendalam

Disarankan melakukan pemeriksaan lebih dalam lewat pengujian lab :

  • Melewati pengujian darah untuk mengukur sampel berapa kadar  albumin pada badan seseorang.
  • Melewati pengujian biopsi supaya melakukan cek guna hati
  • Usg dan juga rontgen
  • Melalui pemeriksaan rasio kreatinin untuk mengukur kadar albumin laboratorium

Perawatan Hipoalbuminemia

Bila seseorang pasien yang baru selesai  menjalani operasi di rumah sakit kadang dilanda kecemasan saat benar-benar tidak diperbolehkan untuk banyak bergerak dan kondisi tangan masih dengan selang infus bagaimana untuk bisa melakukan perawatan pada luka nya.Sebaiknya tidak perlu khawatir dan mengkhawatirkannya justru akan membuat anda menjadikan imun tubuh anda menjadi berkurang akibat hormon yang berkembang karena rasa cemas dan takut.

Pihak rumah sakit tentunya tidak akan tinggal diam saja melihat kondisi pasien yang belum pulih .dokter akan lebih rutin mengunjungi anda dan menanyakan apakah ada keluhan pasca penanganan dan apa yang dirasakan pada luka operasi  sudah ada perawat yang akan melakukan perawatan terhadap semua pasien tanpa terkecuali. tersebut.

Langkah- langkahnya agar bisa merawat luka sesudah pembedahan :

  • Mempertahankan  wilayah bekas pembedahan. Ini bertujuan agar area tersebut tetap bersih dan terjaga atas virus maupun bakteri bisa dengan mudah menimbulkan infeksi. Merawat luka pembedahan sesungguhnya tak amat rumit. pertama kali kamu lakukan ialah tak lupa untuk membersihkannya dengan cairan yang sudah diberikan oleh dokter gunakan sesuai dengan petunjuk dokter.
  • Jauhkan dari air agar bekas perban tetap kering. Sebaiknya hindari keluar masuk kamar mandi jika dirasa tidak perlu karena untuk menjaga supaya luka bekas operasi anda lekas kering karena jika basah ini memicu terjadinya infeksi jadi ikuti saran juga petunjuk dokter agar tetap menjaga luka bekas operasi.
  • Jangan lupa ganti membuang perban lam dan beralih yang baru. Lebih baik giat menukar perban baru anda hal ini berfungsi agar tau kondisi luka apakah sudah mengering maupun basah, dan jangan lupa gunakan perban yang baru ya jangan menggunakan pembungkus ataupun penutup luka yang lain.gunakan yang bersih dan baru karena agar tidak terkena infeksi pada luka secara langsung,.
  • Minum obat yang dapat membantu mempercepat penyembuhan pada luka. Jangan mengkonsumsi obat albumin ini secara berlebihan ya ingat sesuai dengan petunjuk dokter saja.dan lakukan dengan rutin pastikan anda tidak alergi terhadap obat albumin juga.

Pengobatan Hipoalbuminemia

Berbagai cara jika mempunyai keluarga dengan diagnosa :

Jika sudah didapatkan hasil yang valid tentu saja harus diperhatikan asupan gizinya supaya mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak protein dapat anda temukan pada susu, daging sapi, yogurt, telur juga ikan ini berfungsi menambah meningkatkan stabilnya jumlah albumin pada tubuh penderita hipoalbuminemia. Dilakukan pengecekan setiap harinya jika dengan pemberian  asupan gizi belum menambah jumlah albumin maka harus dilakukan segera pemasangan infus segera,

 

Selain itu harus dicari apa  penyebab seseorang mengalami hipoalbuminemia  apabila karena disebabkan akibat gangguan  pada fungsi ginjal, maka harus segera dilakukan  pengobatan melalui pemberian obat angiotensin yang berfungsi untuk dapat memperbaiki fungsi albumin pada ginjal. Apabila hipoalbuminemia yang diderita akibat autoimun, maka diperlukan obat imunosupresan sebagai penguat sistem imun dalam tubuh.Harus membiasakan pola makan dan pola hidup yang sehat, kurangi begadang biasakan untuk tidur lebih cepat untuk istirahat.

Referensi

  1. MedicalNewsToday : Function of albumin  : https://www.medicalnewstoday.com/articles/321149.php
  2. healthline : Function of albumin : https://www.healthline.com/health/albumin-serum
  3. NCBI : Function of albumin  : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459198/
  4. Medlineplus : Albumin Blood Test : https://medlineplus.gov/lab-tests/albumin-blood-test/

Mahendra Pratama

Mahendra Pratama, seorang ahli gizi berusia 42 tahun dan bekerja di Handal Dok sebagai penulis/editor. Ia lulus dari Universitas Wijaya Kusuma sekitar 15 tahun yang lalu. Dia adalah mahasiswa yang berprestasi. Mahendra sering menulis artikel tentang nutrisi atau cara menjaga kesehatan. Dia memiliki hobi - yoga.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *