Kandungan Nutrisi Kedelai

Kacang kedelai merupakan jenis tanaman kacang-kacangan yang umumnya tumbuh di wilayah asia timur. Kacang kedelai dikenal sebagai penghasil protein dari tumbuhan yang mempunyai bermacam kegunaan dan berkhasiat bagi kesehatan dan telah menjadi bahan makanan penting di asia sejak ribuan tahun silam. Kandungan protein pada kedelai juga diyakini mampu menjaga kesehatan yang prima terutama untuk menghindari berbagai ancaman penyakit serius seperti penyakit jantung, kanker serta gangguan tulang. Protein kedelai dapat dengan mudah diperoleh dari berbagai tipe asupan yang tercipta dari kedelai serupa tahu, tempe, susu dan lainnya. Meski sarat dengan kegunaan, kacang kedelai untuk sebagian orang justru dapat menyebabkan resiko bagi kesehatannya sehingga konsumsinya wajib dibatasi.

Kandungan Nutrisi Kedelai

Kacang kedelai selain mengandung banyak protein kedelai, pula memuat semua asam amino esensial seperti yang terdapat di dalam daging. Kandungan protein pada kedelai sebanyak 36-52 persen berat keringnya. Sebagai simulasi dalam satu cangkir kacang kedelai kukus yang setara dengan 172 gram terdapat 29 gram protein kedelai. Kandungan nutrisi kedelai juga sangat baik meski tidak sebanding dengan protein yang ditemukan pada hewan. Kacang Kedelai dapat dikategorikan sebagai biji minyak yang dapat dimanfaatkan untuk membuat minyak kedelai sehingga dengan sendirinya kacang kedelai memiliki kandungan lemak dalam jumlah tertentu. 

Dalam Minyak kedelai terdapat asam lemak tak jenuh ganda dan tunggal dengan sedikit kandungan lemak jenuh. Jenis lemak yang ditemukan dalam kacang kedelai dan minyak kedelai secara umum adalah asam linoleat yang kadarnya mencapai separuh dari keseluruhan total lemak dalam minyak kedelai.Selain mengandung protein, kandungan kedelai juga terdiri atas karbohidrat namun dengan kadar glikemik yang rendah sehingga juga sesuai bagi para penderita diabetes. Selebihnya, kandungan kedelai lainnya berupa serat sejumlah vitamin dan mineral dan senyawa unik isoflavon. Isoflavon adalah sejenis hormon estrogen yang dihasilkan oleh tumbuhan.

Manfaat Kacang Kedelai bagi Kesehatan 

Manfaat kacang kedelai dapat dirasakan dengan mengkonsumsi makanan yang terbuat dari kedelai. Berbagai olahan dari kacang kedelai mudah dijumpai dengan harga terjangkau dan rasa yang tak kalah lezat dari mengkonsumsi daging. Banyak metode yang diterapkan dalam memperoleh khasiat kacang kedelai, terlebih bagi mereka yang menerapkan pola hidup vegetarian. Beberapa tahun belakangan banyak penelitian yang dikembangkan untuk benar-benar meyakinkan manfaat kedelai bagi kesehatan.

beberapa manfaat kacang kedelai : 

  • Menurunkan kadar kolesterol. Kacang kedelai mengandung senyawa yang merupakan bagian fitoestrogen atau senyawa menyerupai hormon estrogen pada wanita yang ditemukan pada tumbuhan yang disebut dengan isoflavon. Isoflavon adalah kandungan unik yang komponennya sangat mirip dengan hormon estrogen pada manusia. Manfaat isoflavon dalam kacang kedelai dinilai bisa menolong untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah serta menekan resiko penyakit jantung.
  • Mencegah kerapuhan tulang. Kehadiran isoflavon sebagai kandungan kedelai disinyalir bisa membantu menjaga kepadatan tulang terutama di kalangan wanita yang telah memasuki masa menopause.Manfaat isoflavon beraksi dengan bertindak protektif terhadap modal tulang dan menghambat resorpsi tulang. 
  • Mengurangi tanda-tanda pada masa menopause. Manfaat kedelai dalam menurunkan gejala menopause salah satunya didukung manfaat isoflavon. Isoflavon adalah antioksidan yang sangat kuat yang dapat memberi efek setingkat dengan hormon estrogen yang identik dengan kaum wanita. Dengan bantuan isoflavon dari khasiat kacang kedelai ini, gejala menopause seperti hot flashes dapat dikurangi.  
  • Mengurangi ancaman kanker payudara. Kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi. Meski terdapat penelitian bahwa kandungan protein pada kedelai dapat meningkatkan jaringan payudara sehingga memunculkan resiko kanker payudara, sejumlah penelitian lain sebaliknya menunjukkan protein kacang kedelai yang kaya isoflavon justru menekan kemunculan kanker payudara bahkan kanker prostat pada pria. 

Health Benefit and Risk of Soybeans

Resiko yang mungkin muncul dari konsumsi kedelai 

Walau banyak pembuktian manfaat kedelai, khususnya manfaat kandungan protein kacang kedelai bagi kesehatan, beberapa orang justru dapat memiliki resiko kesehatan tertentu jika tidak mewaspadai asupan makanan yang terbuat dari kedelai dalam menu mereka. 

Berbagai kondisi yang dapat terjadi akibat mengkonsumsi kedelai :  

  • Peningkatan resiko alergi. Beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi akibat dari protein kacang kedelai, yang menyebabkan reaksi kekebalan tubuh yang tidak normal. Walaupun kandungan gizi kedelai cukup tinggi pemberian berbagai olahan dari kacang kedelai untuk bayi dan anak-anak tetap harus diwaspadai karena adanya resiko alergi ini. 
  • Efek akibat hormon estrogen. Kacang kedelai kaya akan senyawa isoflavon yang berfungsi nyaris sama dengan hormon estrogen yang dijumpai pada wanita. Keberadaan isoflavon dapat membantu mengurangi berbagai tanda yang dikaitkan dengan menopause pada wanita, namun jumlah isoflavon yang berlebihan di sisi lain dapat menyebabkan malformasi organ seks serta gangguan kesuburan. Oleh karenanya semua olahan dari kacang kedelai sangat tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan anak dibawah usia 3 tahun, walaupun kandungan gizi kedelai yang tinggi. 
  • Mempengaruhi kelenjar tiroid. Bagi mereka dengan gejala hipotiroidisme sangat dianjurkan untuk melupakan berbagai olahan dari kacang kedelai dalam konsumsi hariannya. Hal ini dikarenakan kandungan kedelai dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon melalui peningkatan kebutuhan hormon tiroksin sehingga akan sangat mempengaruhi penderita hipotiroidisme.

Manfaat dan kandungan gizi kedelai memang telah menjadi pembuktian dari berbagai penelitian yang dikaitkan dengan kacang kedelai. Meski demikian, konsumsi kacang kedelai sangat tidak dianjurkan untuk wanita hamil serta anak yang belum mencapai usia 3 tahun. Bagi orang dewasa konsumsilah satu olahan dari kacang kedelai per hari dan menghindari konsumsi rutin pada bayi.

Referensi 

  1. Better Health Channel : Soybeans and Soy foods :https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/soybeans
  2. healthline : Soybeans 101: Nutrition Facts and Health Effects :https://www.healthline.com/nutrition/foods/soybeans
  3. Verywell Health : The Health Benefits of Soy :https://www.verywellhealth.com/soy-health-benefits-4684434

Ratna Sari

Ratna Sari adalah seorang ahli kecantikan yang bekerja di salah satu klinik "Kecantikan Kulit" dan di handaldok.com sebagai penulis artikel medis. Dia percaya bahwa memiliki kulit dan rambut yang sehat sangat didambakan oleh sebagian besar wanita. Kulit dan rambut dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang, terutama bagi wanita. Di waktu luangnya, ia mempelajari psikologi manusia dan tertarik pada onkologi.

Mungkin Anda juga menyukai