Melahirkan

Pemahaman Melahirkan

Pasti para ibu yang akan melahirkan mulai memikirkan pertanyaan tentang apakah melahirkan itu sakit? atau gimana rasanya melahirkan?. Jawabannya adalah iya, wanita akan mengalami kesakitan saat melahirkan terutama pada saat kontraksi. Banyak wanita saat melahirkan dari segala penjuru dunia lebih menyukai melahirkan di rumah daripada melahirkan di rumah sakit. Hal ini biasanya dikarenakan kondisi finansial akan tetapi melahirkan di rumah memiliki kerugian jika terjadi masalah pada saat melahirkan. Wanita lahiran yang memilih untuk melahirkan di rumah sakit biasanya dikarenakan yang memiliki tingkat obstetri yang rendah. 

Perbedaan Melahirkan Dirumah Atau Di Rumah Sakit

Setelah dilakukan penelitian, untuk kasus dimana janin sehat tidak memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari saat melahirkan di rumah maupun di rumah sakit. Para peneliti mengatakan bahwa responden yang berhasil melahirkan di rumah sangat puas akan hasil baik neonatal maupun pranatal. Akan tetapi untuk kasus kasus tertentu membuat kerugian baik sang ibu ataupun sang bayi jika terjadi kesalahan karena jika melahirkan di rumah tentu saja alat yang bisa digunakan sangat terbatas. Tidak jarang terjadi kematian baik sang ibu ataupun sang bayi saat melakukan kelahiran di rumah dikarenakan ingin melahirkan dengan suami padahal dengan memilih melahirkan di rumah sakit pun suami bisa menemani sang istri. 

melahirkan adalah

Tahapan Dalam Melahirkan

Ada 5 tahapan fase melahirkan, yaitu:

  1. Kontraksi. Kontraksi adalah pertanda bahwa persalinan akan segera terjadi. Total pelebaran adalah 10 cm. Jika pada saat wanita bersalin pelebaran masih dibawah 3 cm maka biasanya sang ibu akan diminta untuk berjalan-jalan hingga pelebaran mencapai 3 cm dan baru akan diminta masuk ke ruangan bersalin. Semakin lebar kontraksi maka rasa sakit yang dirasakan akan semakin hebat, karena inilah pentingnya melakukan sesi persiapan persalinan.
  2. Proses Bayi Akan Keluar. Pada saat cewek melahirkan saat kontraksi sudah mencapai batas maksimum maka bayi akan bergerak sekitar 7 hingga 9 cm. Tidak ada batasan waktu kapan bayi akan keluar, proses ini bisa berlangsung selama 10 hingga 45 menit. Biasanya bayi akan keluar dengan kepala terlebih dahulu, ada beberapa kasus tertentu dimana bayi lahir dengan posisi kaki terlebih dahulu atau biasa disebut dengan sungsang. Situasi ini akan menjadi situasi yang rumit karena dibutuhkan perlakuan khusus. Selama proses ini ada kemungkinan perineum akan robek dan harus dilakukan episiotomi. Setelah tengkorak bayi bersandar pada perineum, maka dokter akan membantu dengan menarik bayi secara perlahan. Saat bayi sudah lahir dokter akan memberikan bayi pada sang ibu setelah bayi diperiksa, prosis ini memungkinkan tubuh sang ibu mengeluarkan hormon oksitosin yang membantu mencegah pendarahan.
  3. Proses Pasca Melahirkan. Setelah bayi lahir, sekitar 15 hingga 20 menit biasanya akan terjadi lagi kontraksi kecil. Ini terjadi karena plasenta yang berguna saat bayi berada di dalam kandungan akan keluar. 
  4. Fase Pemulihan. Setelah proses persalinan biasanya ibu muda akan beristirahat dan tim medis akan memantau kondisi sang ibu dan anak untuk memastikan kondisi keduanya. Ibu muda yang baru melahirkan akan menghabiskan waktu selama 2 jam dimana denyut nadi dan tekanan darahnya akan terus dipantau.

Referensi :

  1. La Maison des Maternelles: Proses Melahirkan: https://www.lamaisondesmaternelles.fr/article/l-accouchement-etape-par-etape
  2. NCBI: Perinatal Atau Neonatal Perbandingan Wanita Yang Melahirkan Di Rumah atau Di Rumah Sakit: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6833447/
  3. Plos One: Pemilihan Tempat Melahirkan: https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0230407 

Mahendra Pratama

Mahendra Pratama, seorang ahli gizi berusia 52 tahun dan bekerja di Handal Dok sebagai penulis/editor. Ia lulus dari Universitas Wijaya Kusuma sekitar 25 tahun yang lalu. Dia adalah mahasiswa yang berprestasi. Mahendra sering menulis artikel tentang nutrisi atau cara menjaga kesehatan. Dia memiliki hobi - yoga.

Mungkin Anda juga menyukai