Stretch Marks

Stretch mark adalah guratan atau garis yang panjang dan sempit yang berkembang pada kulit. stretch marks terjadi ketika kulit tiba-tiba meregang dan sangat umum. Stretch mark biasanya muncul dalam bentuk guratan pita garis paralel pada kulit. Garis-garis ini memiliki warna dan tekstur yang berbeda dari kulit normal Anda, dan berkisar dari ungu hingga merah muda cerah hingga abu-abu muda. Saat menyentuh stretch mark dengan jari mungkin merasakan sedikit tonjolan atau lekukan pada kulit Anda. Dalam beberapa kasus stretch mark terasa gatal atau perih. Garis-garis ini biasanya muncul selama atau setelah kehamilan atau setelah perubahan mendadak pada berat badan. Stretch mark pada remaja dapat muncul pada remaja yang sedang berkembang pesat. Stretch mark tidak berbahaya, dan bisa hilang seiring waktu. Tempat yang paling umum muncul strechmark adalah perut, payudara, lengan atas, paha, dan bokong.

Fakta singkat tentang stretch mark

Stretch mark adalah guratan atau garis-garis panjang yang sempit terjadi ketika kulit diregangkan terlalu cepat. Kehamilan, pubertas, dan penambahan berat badan yang cepat semuanya dapat menyebabkan strechmark. Strechmark sering memudar seiring waktu tanpa pengobatan dan tidak menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang yang serius.

Penyebab stretch mark?

Penyebab stretch mark adalah terjadinya peregangan kulit dan peningkatan kortisol pada jaringan kulit. Kortison adalah hormon yang diproduksi secara alami oleh kelenjar adrenal Anda. Hormon kortisol yang berlebih dapat membuat kulit Anda kehilangan elastisitasnya. Hormon kortisol adalah penyebab stretch mark. Strechmark umum terjadi dalam keadaan tertentu dan biasanya hilang tanpa perlu pengobatan. Pada waktu hamil, kulit meradang dengan cepat untuk memberi ruang bagi bayi yang sedang berkembang. Tarikan dan peregangan yang terus-menerus ini dapat menyebabkan stretch mark. Stretch mark terkadang muncul ketika tubuh mengalami penambahan atau penurunan berat badan dengan cepat. Stretch mark pada remaja terjadi akibat lonjakan pertumbuhan yang cepat juga beresiko mengalami stretch mark. Krim kortikosteroid, lotion, dan pil dapat menyebabkan stretch mark. Bahan – bahan tersebut mempengaruhi kemampuan kulit untuk meregang. Beberapa penyakit seperti sindrom Cushing, sindrom Marfan, sindrom Ehlers-Danlos, dan gangguan kelenjar adrenal lainnya dapat menyebabkan stretch mark dengan meningkatkan jumlah kortisol dalam tubuh.

Tanda dan gejala stretch mark

Sebelum stretch mark mulai muncul, kulit bisa terlihat tipis dan berwarna merah muda. Gatal dan iritasi dapat muncul bersamaan dengan stretch mark. Munculnya kerutan, garis-garis menonjol yang bisa berwarna merah, ungu, merah muda, coklat kemerahan atau coklat tua merupakan tanda awal dari stretch mark. Garis-garis itu akhirnya memudar seiring waktu. Stretch mark dapat hilang secara perlahan, namun seringkali bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Siapa yang berisiko mengembangkan stretch mark?

Selain bisa muncul pada bagian – bagian tertentu pada tubuh, beberapa orang beresiko mengalami stretch mark. 

Berikut beberapa jenis orang yang memiliki resiko mengalami stretch mark:

  • Wanita
  • Orang yang memiliki kulit putih atau kulit pucat. 
  • Memiliki riwayat keluarga dengan stretch mark parah
  • Sedang hamil
  • Memiliki riwayat melahirkan bayi besar atau kembar
  • Obesitas
  • Mengalami penurunan atau kenaikan berat badan yang dramatis
  • Menggunakan obat kortikosteroid

strech mark adalah

Perawatan medis untuk stretch mark 

Stretch mark sering memudar seiring waktu. Namun untuk mempercepat prosesnya Anda dapat mengkonsumsi obat stretch mark yang diresepkan tenaga medis. Stretch mark parah dapat diobati menggunakan stretch mark cream juga obat yang diminum. Sampai saat ini belum ada pengobatan yang bisa membuat stretch mark parah hilang sama sekali.

Berikut beberapa cara untuk merawat stretch mark:

  • Krim tretinoin (Retin-A, Renova). Krim tretinoin merupakan obat stretch mark yang bekerja memulihkan kolagen. Retin A dan Renova adalah protein berserat yang membantu memberikan elastisitas kulit. Waktu terbaik adalah menggunakan krim ini pada stretch mark baru. Biasanya ditandai dengan warna merah atau merah muda. Krim ini dapat menyebabkan iritasi kulit. Hindari penggunaan krim tretinoin saat hamil. 
  • Terapi laser. Pewarna berdenyut pada laser mendorong pertumbuhan kolagen dan elastin. Penggunaan terapi ini adalah saat stretch mark masih baru muncul. Orang yang berkulit lebih gelap mungkin mengalami perubahan warna kulit.
  • Fototermolisis fraksional. Mirip dengan terapi laser pewarna berdenyut. Fototermolisis menggunakan laser untuk menjalani terapi. Namun, fototermolisis bekerja dengan menargetkan area kulit yang lebih kecil, dan menyebabkan lebih sedikit kerusakan kulit.
  • Mikrodermabrasi. Perawatan ini melibatkan pemolesan kulit dengan kristal kecil untuk mengungkapkan kulit baru yang berada di bawah strecmark yang lebih elastis. Mikrodermabrasi. Perawatan ini dapat memperbaiki tampilan stretch mark yang lebih tua.
  • Laser excimer. Memiliki kemampuan merangsang produksi warna kulit (melanin) sehingga stretchmark lebih cocok dengan kulit di sekitarnya.

Pencegahan stretch mark

Strecmark tidak selalu dapat dicegah. Namun terdapat langkah-langkah untuk mengurangi resiko stretchmark. 

Berikut beberapa langkah untuk mengurangi risiko :

  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Hindari diet yoyo.
  • Makan makanan seimbang yang kaya vitamin dan mineral. Mengkonsumsi vitamin A dan C dalam jumlah yang sesuai dapat membantu mendukung kulit, serta mineral seng dan silikon.
  • Usahakan untuk menambah berat badan secara perlahan dan bertahap selama kehamilan.
  • Minumlah enam sampai delapan gelas air setiap hari.

Strecmark bisa jadi tidak sedap dipandang, tetapi merupakan masalah umum dan seringkali bersifat sementara. Stretch mark tidak menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang, dan pengobatan biasanya dimaksudkan untuk meningkatkan citra diri orang dengan stretchmark.

Referensi :

  1. Sante-sur-le-net : Vergetures : https://www.sante-sur-le-net.com/maladies/dermatologie/vergetures/
  2. MedicalNewsToday : How do I get rid of stretch marks? : https://www.medicalnewstoday.com/articles/283651
  3. healthline : Stretch Marks : https://www.healthline.com/health/stretch-marks#home-remedies

Mahendra Pratama

Mahendra Pratama, seorang ahli gizi berusia 52 tahun dan bekerja di Handal Dok sebagai penulis/editor. Ia lulus dari Universitas Wijaya Kusuma sekitar 25 tahun yang lalu. Dia adalah mahasiswa yang berprestasi. Mahendra sering menulis artikel tentang nutrisi atau cara menjaga kesehatan. Dia memiliki hobi - yoga.

Mungkin Anda juga menyukai