Daun Afrika

Daun Afrika dikenal dengan nama ilmiah Vernonia Amygdalina ini hidup liar di sebagian besar negara Afrika tropis, dari Guinea timur ke Somalia dan selatan ke timur laut Afrika Selatan, dan di Yaman. Umumnya tumbuhan ini ditanam sebagai sayuran di beberapa kota oleh orang Afrika, namun ada pula yang tidak memperbanyak tumbuhan ini. Daun Afrika juga terkenal dengan sebutan bitterleaf yang merupakan sayuran penting orang Afrika yang berlokasi di Afrika Barat serta Tengah yang dapat dinikmati dalam segala hidangan sebagai contoh daunnya direbus sebagai sup, dijual di pasar dalam bentuk bola yang daunnya diparut dan direbus setengah matang, juga diolah dengan daging atau campuran udang dan kacang tanah, dan daun utuh yang dimasak bareng dengan ubi kayu bahkan daunnya biasa dikonsumsi tanpa diolah hanya ditambahkan minyak sawit dan garam. Manfaat daun Afrika di bagian batang dan dahan kering dapat digunakan sebagai bahan bakar atau tusuk gigi dan sumpit hingga cabang tanaman daun Afrika dipakai sebagai tiang atau pagar. 

Ramuan yang disebut daun pahit ini adalah semak atau pohon kecil yang tingginya sampai 23 kaki bila sudah dewasa, kulit kayunya berwarna abu-abu atau coklat, bersisik atau kasar. Tanaman daun Afrika dalam bentuk segar ini sangat vital dalam asupan manusia sebab kandungan daun Afrika termasuk vitamin dan garam mineral. Tergolong asupan pelindung yang vital dan bermanfaat bagi kesehatan dan pemeliharaan serta pemulihan sejumlah kelainan. Sejumlah unsur kimia awal yang terdapat dalam ramuan daun ini merupakan golongan zat yang dipanggil steroid glikosida tipe vernoniodida B1 senyawa kimia ini mempunyai dampak anti-parasit, anti-tumor, dan bakterisida yang kuat. Selain itu khasiat daun Afrika ini utamanya dipakai sebagai mediator dalam memulihkan schistosomiasis, dimana merupakan kelainan akibat cacing parasit, juga pemulihan diare serta malaise fisik secara lazim.

Manfaat daun afrika untuk kesehatan tubuh

Manfaat daun Afrika ini dipakai dalam pemulihan 25 penyakit biasa orang Afrika di sub-Sahara Afrika seperti demam, dan berbagai masalah usus juga malaria, juga sanggup membersihkan organ vital pada badan, serta memulihkan peradangan kulit. Dihasilkan dari sejumlah kajian, kandungan daun Afrika ini tergolong sumber protein, serta tak larut serta lemak sehat yang cukup besar. Diperkaya dengan berbagai mineral vital seperti besi, kalsium, magnesium, kalium, zat besi serta natrium. Kandungan daun Afrika khususnya di daunnya berisi vitamin A, C, E dan B kompleks yang sanggup memenuhi keperluan badan tiap harinya.

African Leaves

Daun afrika ternyata mempunyai kaya manfaat bagi kesehatan sebagai berikut :

  • Menurunkan kolesterol. Menurut Journal of Vascular Health and Risk Management, manfaat daun Afrika diyakini sanggup mengurangi takaran kolesterol jahat LDL dalam darah sampai 50% dan menaikkan takaran kolesterol baik. Kenaikan kolesterol HDL merupakan aspek resiko paling besar timbulnya serangan jantung, stroke, dan penyakit Alzheimer. Sedangkan, takaran kolesterol HDL yang baik justru melindungi kesehatan jantung dan peran badan lainnya. Meski demikian, kajian tersebut masih sebatas hasil uji coba pada tikus percobaan dan belum ada kajian dengan manusia.
  • Membantu pemulihan tumor ganas. Ramuan daun afrika terbukti sanggup mengurangi takaran estrogen terlalu banyak dalam darah berkaitan dengan kenaikan risiko tumor ganas pada payudara, oleh sebab itu diyakini khasiat daun Afrika terhadap penyakit tumor ganas payudara. Dalam kajian milik Jackson State University, khasiat daun Afrika bisa menghalangi pertumbuhan sel kanker payudara. Pada penelitian lain ekstrak daun terbukti dapat membunuh sel kanker di daerah hidung dan tenggorokan.
  • Melawan kelainan jantung. Kandungan daun afrika berisi asam linolenat (Omega 3) dan asam linoleat (Omega 6) yang sangat vital bagi tubuh, namun tidak dihasilkan di dalam tubuh. Berdasarkan studi American Journal of Clinical Nutrition, asupan omega-3 dan omega-6 sanggup mengurangi risiko kelainan kardiovaskular. Suatu kajian tahun 2009 yang diterbitkan dalam jurnal Current Pharmaceutical Design menyatakan bahwa kedua asam lemak ini sudah nyata menjaga dari penyakit jantung koroner, serangan jantung tiba-tiba, gagal jantung, gangguan pembekuan darah, menurunkan risiko aterosklerosis, dan bersifat anti inflamasi ( untuk melawan cedera, iritasi atau infeksi). Di samping itu, asam lemak Omega 3 sanggup mengontrol rematik dan menyediakan perlindungan terhadap penyakit neurodegeneratif.
  • Menurunkan gejala demam malaria. Jus daun vernonia amygdalina telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati demam malaria. Dalam uji klinis di Afrika, jus daun Afrika segar 67% efektif dalam meredakan demam ringan dan malaria. Akan tetapi, perawatan ahli medis juga sangat diperlukan selain penggunaan daun Afrika.
  • Berisi antioksidan. Vernonia Amygdalina tergolong tanaman daun Afrika  yang memiliki kaya akan antioksidan. Antioksidan itu sendiri berperan menjaga dari kehancuran sel akibat stres oksidatif sebab paparan radikal bebas. Antioksidan menurunkan risiko kanker, penyakit jantung, stroke, penuaan, diabetes, arthritis, fibromyalgia, penyakit Parkinson, penyakit autoimun, dan penyakit degeneratif lainnya.
  • Membantu pemulihan kelainan gula darah. Di habitat aslinya, khasiat daun Afrika banyak dipakai dalam pemulihan diabetes alternatif selain terapi medis utama. Ekstrak kandungan daun Afrika ini berisi zat aktif seperti saponin, tanin, flavonoid, alkaloid, dan polifenol berperan dalam mengurangi glukosa darah sesudah makan. Ekstrak etanol dalam daun Afrika juga sanggup mengurangi kadar gula darah secara menyeluruh. Kajian pada hewan menunjukkan bahwa daun ini mengurangi glukosa darah hingga 50% dibandingkan dengan hewan diabetes yang tidak diobati.

Konsumsi daun Afrika ini tidak boleh sembarangan tanpa konsultasi dengan ahli medis sebab selain mempunyai kaya khasiat akan tetapi perlu diketahui bahwa daun Afrika ini bukan merupakan pengobatan utama suatu penyakit. Bukti ilmiah yang mendukung klaim manfaat daun Afrika untuk memulihkan sejumlah kelainan kronik masih tidak cukup sebab banyak temuan di atas masih bersifat permulaan karena diuji pada hewan percobaan, dan belum ada bukti percobaan pada manusia. Informasikan kepada ahli medis jika ingin mengkonsumsi daun Afrika saat proses pemulihan kondisi sebab ramuan herbal sanggup mempunyai efek samping daun Afrika yang berbeda setiap individu yang mengkonsumsinya. Walaupun mempunyai keluhan yang serupa, akan tetapi belum pasti ramuan cocok oleh semua orang. Oleh sebab itu, ada baiknya obat-obatan herbal hanya boleh dikonsumsi untuk menjaga kesehatan, memulihkan penyakit, atau menurunkan risiko penyakit bukan untuk menyembuhkan. Untuk menyembuhkan penyakitnya, masih membutuhkan obat resep.

Referensi

  1. Uses Plant Project : Vernonia Amygdalina : https://uses.plantnet-project.org/en/Vernonia_amygdalina_(PROTA)
  2. Southernafrican.news : The 6 benefits of african leaf for health : https://southernafrican.news/2020/01/02/6-benefits-of-african-leaf-for-health/
  3. Intechopen : Heavy metal content in bitter leaf vernonia amygdalina grown along heavy traffic routes in port harcourt : https://www.intechopen.com/books/agricultural-chemistry/heavy-metal-content-in-bitter-leaf-vernonia-amygdalina-grown-along-heavy-traffic-routes-in-port-harc
  4. NCBI : Antioxidative and Chemopreventive Properties of Vernonia amygdalina and Garcinia biflavonoid : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3138040/

Mahendra Pratama

Mahendra Pratama, seorang ahli gizi berusia 52 tahun dan bekerja di Handal Dok sebagai penulis/editor. Ia lulus dari Universitas Wijaya Kusuma sekitar 25 tahun yang lalu. Dia adalah mahasiswa yang berprestasi. Mahendra sering menulis artikel tentang nutrisi atau cara menjaga kesehatan. Dia memiliki hobi - yoga.

Mungkin Anda juga menyukai